Cerita Cinta

Sunday, March 05, 2006

Buat Bapak

Bersamamu dalam satu ruang,
membawa jiwaku berlari menembus batas.
air mata berhamburan...
Betapa....
Memandangmu menahan luka tanpa mampu berbuat apa-apa,
menorehkan kesedihan didada.
Mendengarmu membisikkan sesuatu,
itu saja sudah cukup membuatku menangis lagi.
Padahal aku ingin engkau tetap tegar,
mengarungi hari bersama ibu....
menikmati buah hatimu membesarkan cucumu.
Sampai kini.....
aku masih belum mengerti isyaratmu..
Menata satu-satu,
menyiapkan satu-satu.
Dalam ketidakberdayaanmu yang panjang,bapak.
Sorot matamu masih memancarkan harapan.
Seolah mengatakan......jangan menangis....
karena kesedihan bisa menyakitkan.

Pekalongan,260206

0 Comments:

Post a Comment

<< Home